• Al-Amjad

Belajar itu Asyik


oleh : Annisa Wildayani Sebayang, S.Pd


Saat dinyatakan bahwa kasus positif pertama Coronavirus Disease atau yang sering kita dengar dengan nama Virus Corona, Kemendikbud mengambil kebijakan belajar dari rumah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. Belajar dari rumah melalui media pembelajaran daring tentu saja terasa menyenangkan mengingat siswa dapat belajar sambil melakukan aktivitas apapun secara fleksibel.


Namun, memasuki bulan keempat sejak diberlakukannya pembelajaran jarak jauh ini siswa mulai merasa jenuh. Oleh karena itu, perlu pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Membangun suasana menyenangkan bagi anak menjadi hal penting dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di saat pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir ini. Dengan cara itu pembelajaran akan lebih efektif karena anak tak mudah bosan dan merasa mendapat banyak tekanan.


Keyakinan guru akan potensi manusia dan semua anak untuk belajar dan berprestasi merupakan suatu hal yang penting diperhatikan. Aspek-aspek teladan mental guru berdampak besar terhadap iklim belajar dan pemikiran pelajar yang diciptakan guru. Guru harus memahami bahwa perasaan dan sikap siswa akan terlibat dan berpengaruh kuat pada proses belajarnya (Caine, 1977 : hal 124). Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan, meski tengah menghadapi pandemi, perlu disadari bahwa pada dasarnya anak-anak memiliki kesenangan belajar. Namun, kegiatan belajar ini harus dilakukan dengan suasana yang menyenangkan ataupun gembira.

Allah menerangkan anjuran untuk menuntut ilmu di dalam Al-Quran Q.S. Al-Mujadalah ayat 11:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Adapun kegiatan aksi nyata yang dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang asyik dan menyenangkan bagi murid adalah memberikan kegiatan pembelajaran yang menantang kreativitas siswa. Selama ini tugas yang sering diberikan ke siswa hanya berupa menjawab soal saja. Sebelum memulai model pembelajaran, terlebih dahulu mengajukan beberapa pertanyaan kepada murid terkait model pembelajaran apa yang mereka senangi. Sesuai dengan permintaan beberapa siswa yang ingin diberikan tugas yang tidak sulit dan banyak. Guru dapat menawarkan tugas yang sesuai dengan rencana Aksi Nyata yaitu memberikan tugas yang kreatif, simpel tetapi dapat membuat siswa memahami materi yang dipelajari.





Ini merupakan contoh kecil kegiatan Pembelajaran Jarak jauh yang dilakukan siswa SMP Al Amjad. Walaupun belajar secara jarak jauh, pembelajaran tetap berjalan dengan serius tetapi menyenangkan. tidak hanya itu saja, para siswa juga dapat melakukan praktikum ataupun percobaan dari materi yang diajarkan. Percobaan dan praktikum yang sederhana juga dapat membuat siswa merasa tidak bosan dan lebih asyik dalam belajar. Semua kegiatan pembelajaran jarak jauh ini akan lebih menyenangkan dan lebih asyik lagi jika dilaksanakan secara langsung di sekolah.


Berdasarkan perkembangan terbaru bahwasannya status Kota Medan sudah berada di PPKM Level 2, maka pembelajaran Tatap Muka Terbatas dapat dilaksanakan. Setiap sekolah pastinya sudah mengatur agar tetap terjaganya protokol kesehatan, khususnya sekolah Al Amjad. Mulai dari seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di Al Amjad sudah di vaksinasi lengkap dosis 1 dan 2. Tidak hanya itu fasilitas, sarana, dan prasarana serta Standar Prosedur Operasional telah dipersiapkan dan siap dilaksanakan.


Pusat perbelanjaan, tempat wisata bahkan bioskop sudah dibuka di kota Medan. Kalau tempat umum seperti itu saja sudah boleh dibuka, tentu sekolah juga memiliki hak untuk dibuka dengan penerapan peraturan dan standar operasional prosedur yang baik. Jangan sampai muncul pemikiran bahwasannya bioskop dan pusat perbelanjaan jauh lebih aman daripada sekolah, nantinya akan semakin berkurang minat belajar generasi bangsa di kemudian hari. Jika belajar di sekolah, siswa dapat bertemu langsung dengan gurunya, bisa bertemu dengan teman-temannya dan bisa menikmati rindunya duduk di bangku kelasnya. Pastinya belajar disekolah akan terasa lebih asyik dibandingkan di rumah.