• Al-Amjad

Berkolaborasi demi Pendidikan


Pekan lalu pada hari Sabtu, 27 Agustus 2022 sejumlah siswa dan siswi SMP Al-Amjad bersilaturahmi ke salah satu Sekolah yang juga termasuk Sekolah Penggerak di Kota Medan yaitu SMP Negeri 42 Medan. Sebagai sekolah penggerak, SMPN 42 Medan berfokus pada pengembangan hasil belajar peserta didik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter. Dalam kunjungan ini, OSIS dari sekolah penggerak menyambut hangat dengan Mars SMPN 42 Medan yang maknanya menjelaskan tentang enam Profil Pelajar Pancasila, di antaranya adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Layaknya Perguruan Islam Al-Amjad, Sekolah Penggerak yang berlokasi di Kecamatan Medan Deli ini juga mempunyai budaya khas yaitu Sejakim, Sejenak Kita Menulis atau Sejenak Kita Membaca. Program ini diusung oleh Drs. Jamal Husein Harahap sebagai pembiasaan bagi peserta didik untuk membudayakan literasi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Sejenak Kita Membaca melatih siswa untuk membaca buku dan menuliskan reviewnya di kertas yang telah disediakan dan Sejenak Kita Menulis adalah tulisan jawaban siswa atas pertanyaan dari guru yang berganti setiap harinya. Siswa-siswa beserta guru Al-Amjad juga sempat berpartisipasi pada budaya positif ini yang dialbumkan di sebuah album khusus tamu yang mengunjungi SMPN 42 Medan.



“We will definitely miss going here.” ungkap Nadia, salah satu siswa yang ikut dalam kunjungan ini. Ia sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk berkunjung ke sekolah ini. Kunjungan ini tidak hanya dalam rangka silaturahmi, sekaligus saling menyerap pengalaman baru baik antara siswa dan juga para guru. Alhamdulillah, selain mendapat pengalaman baru juga mendapat saudara baru yang sudah menyambut SMP Al-Amjad dengan keramah-tamahan yang akan selalu terpatri di memori. Semoga ada kesempatan menyambut keluarga SMPN 42 Medan di Perguruan Islam Al-Amjad. Karena sudah sepatutnya sekolah-sekolah bukan saling berkompetisi melainkan saling berkolaborasi demi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. (ptr)