• Al-Amjad

Munaqosah Wafa di SD Al-Amjad

Perguruan Islam Al Amjad menggunakan metode WAFA agar anak-anak mampu membaca Al Qur’an. Dalam metode ini anak – anak tidak hanya mengetahui bentuk dan lafadz huruf hijaiyyah, tetapi sekaligus akan diajarkan hukum tajwid dan nada hijaz dalam satu waktu. Metode ini sangat menyenangkan bagi anak anak, karena disela pembelajaran akan diiringi dengan kisah-kisah hikmah yang dikaitkan dengan materi yang akan diajarkan.

Wafa memiliki 5 buku tilawah dengan tingkatan materi yang berbeda. Di setiap pembelajaran wafa, anak anak akan memegang satu buku tilawah dan mereka akan dikelompokkan sesuai dengan kemampuannya masing-masing.



Satu buku tilawah lazimnya akan selesai dalam satu semester. Maka dari itu ujian kenaikan level Tilawah Wafa akan diberikan pada seluruh siswa untuk mengetahui kemampuan mereka menguasai seluruh materi yang ada di buku tersebut. Siswa yang mampu membaca dengan baik dan benar tentu akan lanjut ke Buku Tilawah Wafa yang berikutnya.

Ujian Kenaikan Buku Tilawah Wafa dilaksanakan selama dua hari secara daring. Hari pertama untuk siswa dengan nomor urut ganjil dan hari kedua untuk siswa dengan nomor urut genap di absen kelas. Hal ini dilakukan agar penilaian yang dilakukan penguji dapat berlangsung khidmat, mengingat waktu yang dibutuhkan satu siswa untuk membaca materi ujian sekitar 10-15 menit melalui zoom atau meet.



Setiap siswa masuk ke link penguji tepat pukul delapan pagi dan secara bergantian mereka akan membaca bacaan yang ditunjuk oleh penguji. Bagi siswa yang mendapat giliran hari Kamis dan tidak melakukan daring dengan penguji maka siswa tersebut menulis surah Al Qur’an yang sudah ditentukan di rumah. Demikian sebaliknya bagi siswa yang telah ujian di hari Rabu, maka di hari Kamis mereka akan menulis surah Al Qur’an dari rumah. Bagi siswa yang sudah masuk kelompok Al Qur’an maka tugas menulis mereka adalah mencari bacaan hukum-hukum tajwid dalam Al Qur’an di surah yang sudah ditentukan, yaitu surah Al Baqarah.