• Al-Amjad

Vaksinasi Pelajar Al-Amjad


Vaksinasi tahap pertama untuk pelajar di Perguruan Islam Al-Amjad digelar selama 2 hari pada Kamis dan Jumat, 21 dan 22 Oktober 2021. Ratusan pelajar mengantri sesuai protokol kesehatan dipandu seluruh guru yang bertugas menjadi panitia saat itu. Percepatan vaksinasi diburu demi mendukung perlindungan diri dan kesehatan seluruh warga Al-Amjad dari virus Covid-19. Kegiatan ini juga merupakan realisasi atas partisipasi sekolah mendukung program Pembelajaran Tatap Muka yang sudah mulai dibuka sejak level PPKM Kota Medan turun menjadi level 2.


Jauh sebelum vaksinasi pelajar ini dilaksanakan, Al-Amjad juga telah melakukan vaksinasi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Segala upaya pencegahan Covid-19 selalu dinomor satukan guna memberikan pelayanan prima untuk seluruh peserta didik dan orang tua baik dalam bentuk tatap muka secara langsung maupun secara tidak langsung.


Al-Amjad menargetkan seluruh warganya mendapatkan vaksinasi agar menjamin keamanan dan kesehatan saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka. Selama ini simulasi Pembelajaran Tatap Muka masih menimbulkan keraguan dikarenakan kondisi pandemi dan jumlah peserta didik yang belum mendapatkan vaksinasi masih tinggi. Oleh karena itu, persetujuan pemerintah untuk vaksinasi pelajar usia 12 tahun ini menjadi angin segar bagi dunia Pendidikan membuka kembali ruhnya yang telah lama tertidur selama pandemi.


Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan, Puskesmas Desa Lalang, dan Pemko Medan, Al-Amjad menggunakan jenis vaksin Pfizer untuk vaksinasi pelajar kali ini. Antusias orang tua menyambut program ini sangat terlihat sejak pendataan jumlah peserta didik yang akan mengikuti vaksinasi jauh hari sebelumnya.


Efikasi Pfizer sendiri telah terbukti secara klinis memiliki tingkat keampuhan sebesar 95 persen terhadap infeksi Covid 19 yang bergejala. Jika dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya, maka efikasi Pfizer ini lebih menguntungkan. Tentunya Al-Amjad selalu mengusahakan untuk mendapatkan yang terbaik demi seluruh peserta didik.


Sebelum dilakukannya vaksinasi, tim tenaga kesehatan memberikan penyuluhan kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya vaksinasi di masa pandemi ini, jenis vaksin yang akan disuntikkan, efek samping, dan hal-hal yang perlu dilakukan sebelum dan setelah divaksinasi. Seluruh peserta didik dimulai jenjang kelas 7-8-9 untuk SMP dan 10-11-12 untuk SMA terlihat semangat mengikuti kegiatan ini karena mereka sudah tidak sabar menanti datangnya keadaan normal seperti dulunya.


Sebelum dilakukan injeksi vaksinasi, para peserta didik harus melewati serangkaian proses seperti registrasi Nomor Induk Kependudukan, pemeriksaan kesehatan, kemudian diarahkan untuk mendapatkan suntikan vaksin. Tim tenaga kesehatan yang ramah-ramah terlihat berusaha meleburkan rasa takut peserta didik akan jarum suntik. Banyak peserta didik yang tersenyum riang setelah menerima vaksinasi. Tahap terakhir adalah peserta didik diarahkan istirahat selama 30 menit untuk melihat perkembangan kondisinya setelah vaksinasi, kemudian pemberian kartu vaksinasi yang dicetak oleh operator. seluruh peserta didik anjurkan untuk kembali ke rumah dan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas berat selama sehari setelah vaksinasi.


Pelaksanaan vaksinasi pelajar tahap pertama telah berakhir dengan lancar selama dua hari berkat kerja sama Al-Amjad dengan berbagai pihak petugas kesehatan dalam pelaksanaan program ini. Sebagaimana diketahui bahwa vaksinasi tidak cukup dilakukan hanya satu kali melainkan harus dipenuhi tahap berikutnya.


Vaksinasi pelajar Al-Amjad tahap kedua telah diagendakan 21 hari setelah vaksin dosis pertama. Harapan terhadap vaksinasi berikutnya adalah sama baik dan lancarnya dengan tahap pertama bahkan harus lebih baik. Setelah dilaksanakannya vaksinasi tahap kedua tersebut, diharapkan agar Al-Amjad semakin mantap menerima arahan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka dalam kondisi sehat seluruhnya.